Belajar Berserah dan Menaruh Percaya

Memegang kendali atas segala hal terasa melelahkan. Ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan, rasa kecewa mudah sekali menguasai hati.

Manusia memiliki keterbatasan. Ada hal-hal yang bisa kita usahakan, tetapi ada pula bagian yang sepenuhnya di luar jangkauan kemampuan kita.

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri."

Belajar melepaskan ikatan atau titik berserah (iman) bukan langkah yang mematikan akal budi. Sebaliknya, itu adalah bentuk kerendahan hati untuk mengakui bahwa pemeliharaan TUHAN lebih besar dari pikiran kita.

Saat kita berhenti memaksakan kehendak dan mulai menaruh rasa percaya, rasa cemas perlahan berganti menjadi rasa aman yang menenangkan.


Langkah Menata Sikap Hati:
  • Akui dengan jujur bagian mana dalam hidupmu yang terasa paling berat untuk dilepaskan.
  • Pahami bahwa TUHAN tahu kebutuhanmu sebelum kamu memintanya.
  • Melangkah satu hari demi satu hari dengan ketenangan.